Haiii good readers!
Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak temen-temen untuk mengintip bagaimana keseruan webinar Mahasiswa Fikom Universitas Mpu Tantular (Kelompok B - Mata Kuliah Hubungan Industrial) yang bertema "Work Life Balance Bukan Mimpi: Saatnya Pekerja Punya Ruang Bernapas"
Yuk langsung aja kita masuk ke pembahasannya!
Webinar bertajuk “Work Life Balance Bukan Mimpi: Saatnya Pekerja Punya Ruang Bernapas” yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular pada Kamis, 15 Januari 2026, hadir sebagai respons atas realitas dunia kerja yang semakin banyak tuntutan. Di tengah budaya kerja serba cepat dan tuntutan untuk selalu produktif, banyak pekerja tanpa sadar mengorbankan waktu pribadi, keluarga, hingga kesehatan. Melalui tema ini, panitia ingin membuka ruang refleksi sekaligus diskusi bersama mengenai pentingnya keseimbangan antara kehidupan profesional dan personal agar tercipta hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom, dosen sekaligus praktisi komunikasi, pendidikan, dan media, serta Bapak Afrian Argarisma, S.T., M.T, staf Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Webinar dipandu dengan hangat dan tertata oleh MC Santa Maria Simbolon dan Moderator Alifah Ramadhani, mahasiswi Fikom Universitas Mpu Tantular semester 7. Acara dibuka secara khidmat dengan doa dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti peserta dengan penuh semangat.
Rangkaian acara berlangsung runtut dengan sambutan dari ketua pelaksana, para narasumber, hingga Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Ibu Sitinah, S.Sos., MM. Memasuki sesi inti, para narasumber memaparkan materi yang sangat aplikatif mengenai dua topik utama, yaitu strategi perusahaan dalam mewujudkan work life balance serta strategi individu pekerja dalam menjaga keseimbangan hidup di tengah tekanan kerja dan era digital yang serba cepat. Materi yang disampaikan terasa dekat dengan realitas peserta dan memberikan banyak insight baru, terutama terkait pengelolaan waktu, energi, dan kesehatan mental.
Antusiasme peserta sudah terlihat jelas sejak sesi pemaparan berlangsung, di mana beberapa peserta sudah mengajukan pertanyaan sebelum sesi tanya jawab resmi dibuka. Tercatat ada enam pertanyaan yang diajukan, sebagian besar berkaitan dengan materi yang disampaikan oleh Ibu Serepina. Meski sempat terkendala jaringan, diskusi tetap berjalan lancar karena Bapak Afrian membantu menjawab pertanyaan yang masih relevan dengan topik pembahasan. Menariknya, panitia memberikan saldo GoPay bagi peserta yang bertanya paling cepat, sehingga suasana diskusi menjadi lebih hidup dan penuh semangat.
Tidak hanya berfokus pada edukasi, webinar ini juga membawa nilai sosial melalui pemberian sertifikat, kesempatan mendapatkan kartu beasiswa pendidikan, serta donasi sebesar Rp15.000 yang dialokasikan untuk korban bencana alam di Sumatra dan Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa webinar ini tidak hanya memberi manfaat intelektual, tetapi juga dampak kemanusiaan.
Kegiatan webinar ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan terima kasih dari panitia kepada narasumber dan seluruh peserta. Secara keseluruhan, Webinar Kelompok B "Work Life Balance Bukan Mimpi: Saatnya Pekerja Punya Ruang Bernapas" berjalan lancar dan tertib dari awal hingga akhir. Walaupun terdapat kendala jaringan sedikit oleh operator dan narasumber, namun hal tersebut berusaha kita tangani bersama agar situasi dapat tetap terkendali. Webinar merupakan wujud ruang belajar digital yang dapat menjadi wadah yang inspiratif, edukatif, sekaligus penuh empati.
Penulis:
Yustina Sherly Paramesti
223500010002
Mata Kuliah Hubungan Industrial
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Mpu Tantular
Dosen Pengampu:
Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd., M.I.Kom, C.AC.,C.PS.,C.STMI


Komentar
Posting Komentar